Postingan

Mama, Kenapa Semua Orang Pergi?

"Mama, kenapa semua orang pergi?" Tanyaku suatu hari kepada ibuku. Beliau diam beberapa saat, lalu balik bertanya: Siapa? "Banyak, Ma... Seperti guru-gurunya adek, kawan, kerabat, dan para sahabat. Bahkan kucing adek pun kini satu per satu menghilang. Pergi lalu tidak kembali. Kenapa ya, Ma?" Jawabku. Ibuku tampak tidak suka dengan pertanyaan semacam itu, mungkin bagi beliau buang-buang waktu saja memikirkan hal yang lumrah terjadi. Jadi beliau mengomeliku. Dari seabrek omelannya, yang kuingat hanyalah: Begitu saja ditangisi. Kalau pergi ya sudah, kalau mati ya sudah. Makanya, baik-baik sama orangtua dan kakak. Nanti kalau sudah gak ada, baru tahu rasanya. Selama ibu berceloteh ria sibuk menasehatiku, nampaknya otakku sibuk memutar ingatan-ingatan ketika aku curhat kepada almarhum guruku. Dulu, saat beliau masih hidup, aku lumayan sering curhat melalui catatan digital yang kuselipkan di aplikasi Notes pada iPad milik beliau. Kadang aku bingung kenapa ada yang mengan

Polisi Baik. Polisi Jahat

Rahasia Panjang Umur

Menakar Dosa Kucing

Shopee VS 4 Market Place Populer: Cara Jualan Online Di Indonesia 2021

Sudahlah Jangan Dibaca! Nanti Anda Tersinggung

Kamu Mau Tahu Cara Memilih Kue Yang Cocok Dijadikan Oleh-Oleh Wisata? Ini Tipsnya!

Halo, JNE! Jika Paket Kiriman Saya Rusak, Bisa Dapat Ganti Rugi Gak?

Begini Caranya Trusted Olshop Jualan Online Di WhatsApp Business