Bosan Hidup? Jemput Mautmu Dengan 3 Cara Bunuh Diri Terbaik Versi Blog Mew da Vinci

Jadi... Kamu yakin mau membaca panduan bunuh diri ini? Tutorial menjemput kematian ini saya persembahkan khusus untuk orang-orang yang sudah siap bertemu Tuhan mereka. Yaaah, itu sih kalau kamu percaya adanya Tuhan.

Cara Tebaik Bunuh Diri



Jika Anda masih ingin hidup, jangan lanjutkan membaca. Karena konten artikel ini memuat berbagai cara bunuh diri terbaik yang direkomendasikan oleh saya sebagai konten kreator, dimana menjamin 99 persen berhasil. Metode-metode ini telah teruji secara eksperimental.

Tingkat keberhasilannya hanya mencapai 99 persen! Karena 1 persennya membutuhkan persetujuan Tuhan Yang Maha Kuasa. Boleh percaya atau tidak.

Ingat! Bahwa saya sebagai konten kreator, yang mempublikasikan artikel ini, tidak bertanggung-jawab atas segala resiko yang Anda alami. Segera buat pilihan sebelum melanjutkan membaca. Leave it or take it?

Sependek pengetahuan saya, pemikiran bunuh diri merupakan reaksi alami ketika orang tersebut telah mencapai titik terjenuh di hidupnya.

Ada banyak penyebab yang memicu lahirnya ide untuk mengakhiri hidup seseorang. Misalnya, kehilangan seseorang yang dicintai, merasa gagal dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya, atau mendapat tekanan dari lingkungan yang berasal dari dalam maupun dari luar (seperti aksi perundungan).

Hey! Tunggu, tunggu. Saya juga menyediakan versi podcast-nya buat kamu yang malas membaca. Dengarkan saya juga di platform tersayang kamu, ya.





Prelude Sebelum Menjemput Maut

Bagi beberapa orang, hidup yang singkat ini terasa begitu lama, garing, dan membosankan, apalagi ketika gairah telah sirna. Menyaksikan dunia yang semakin dipenuhi orang-orang gila hanya menyebabkan air mata meleleh tak karuan.

Walaupun, saya tidak benar-benar mengerti, sebenarnya apa sih yang digila-gilai oleh anak-anak adam setengah dewa? Karena siklus hidup kita ini memang begitu-begitu saja. Coba bayangkan, di dunia ini ada saja orang yang lahir dan diberkati dengan kondisi hidup seperti ini:

Cantik ->> Keriput ->> Mati.
Populer ->> Redup ->>  Mati juga. 
Kaya ->> Mewariskan sesuatu ->> Tetap saja mati. 
Miskin ->> Lagi-lagi pasti mewariskan sesuatu ->> Toh, akhirnya tetap modar.

Jadi, ngapain mendambakan hidup hingga puluhan bahkan ratusan tahun? Sebab yang sudah berlalu, tidak akan kembali lagi. Angan-angan pun, belum tentu terlaksana. Dikira bakalan menerima kejutan menyenangkan, tapi nyatanya hanya mengalami hal-hal menyesakkan. 

Sempit. Gelap. Suram. Ah! Gak asyik.

Kenapa Bunuh Diri Dianggap Jalan Terbaik Untuk Menyelesaikan Masalah?

Alasan bisa dibuat dan direkayasa sesuka hati. Namun pada dasarnya, mereka yang berupaya untuk cepat mati sebenarnya merasa dirinya sudah tidak bernilai. Pada titik pemikiran tersebut, bukan dia berarti merasa bahwa dirinya sudah tidak berharga atau tidak lagi berarti. Akan tetapi, lebih tepatnya, dia kehilangan kemampuan dan semangat untuk menatap dirinya sendiri.

Pada zaman edo, di Jepang, ketika samurai-samurai masih ada di dunia ini. Saat jiwa samurai masih ditanamkan kepada generasi penerus secara turun-temurun. Mereka memperkenalkan ritual yang dinamakan "Harakiri", yaitu aksi membunuh dirinya sendiri dengan salah satu upayanya adalah menusukkan belati sebagai simbol bahwa dia telah siap untuk pergi ke nirwana dan berpisah dengan keluarganya.

Aktivitas ini memunculkan sebuah stigma bahwa bunuh diri merupakan satu-satunya cara untuk mempertahankan kehormatan keluarga yang masih tersisa sebelum benar-benar hancur-lebur.

Oleh karena itu, tidak heran jika hingga saat ini, kita masih saja membaca berita-berita kematian yang dianggap konyol seperti itu. Padahal, bagi sang pelaku, tindakan membunuh dirinya sendiri tersebut merupakan suatu kebanggaan (yang tidak membahagiakan). Namun, tidak jarang juga upaya tersebut mengalami kegagalan.


Hati-hati! Kegagalan Praktik Bunuh Diri Berakibat Fatal

Kegagalan praktik bunuh diri bisa berakibat serius, bahkan fatal. Diantaranya adalah rusaknya salah satu organ dalam, traumatis, bekas luka di tubuh, atau cacat permanen. Jika orang tersebut tidak berhasil menemui ajalnya, biasanya dia akan terus mencoba hingga sukses. Atau, setidaknya sampai dia merasa lelah kemudian bosan.

Oleh karena itu, saya menyarankan kepada Anda untuk membaca trik yang disajikan oleh para pakar sebelum mencoba menyakiti diri Anda sendiri menggunakan teknik-teknik amatir. Namun, saya juga menyarankan agar Anda meluangkan waktu dan uang Anda untuk mempelajari beberapa hal penting, seperti anatomi tubuh manusia, baik pada kerangka tubuh yang umum maupun yang istimewa.

Harakiri dianggap cara terbaik untuk mempertahankan kehormatan keluarga dan dirinya sendiri.

Sebagai informasi untuk Anda, bahwa di dunia ini terdapat beberapa kasus pada susunan organ vital manusia yang tidak berada pada tempat yang semestinya. Sebagai contoh kasus, pada umumnya letak jantung manusia berada di rongga dada sebelah kiri. Namun, ada beberapa orang memiliki posisi jantung di rongga dada sebelah kanan. Peristiwa medis tersebut dinamakan dextrocardia.

Nah! Jika Anda berencana untuk menusuk jantung Anda sendiri, tanpa memastikan keberadaan jantung Anda, maka Anda sudah melakukan kesalahan fatal karena bisa jadi Anda adalah salah satu penderita dextrocardia. Saya harus memaksa Anda untuk setuju, karena hal ini sangat penting untuk kita ketahui dan pelajari sebelum bertindak.

kamu sudah siap mati?




Cara Mengakhiri Hidup Yang Direkomendasikan

Apakah Anda menyukai cerita misteri pembunuhan seri detektif? 

Misalnya seperti serial Detektif Conan, Sherlock Holmes, Dr. Frost, dan One Way To Die. Bacaan seperti ini memang tampak usang. Namun, jika Anda bersedia mencermati setiap adegannya, maka ide-ide terbaik untuk menamatkan cerita hidup Anda akan bermunculan begitu saja. Tidak percaya? Kenapa tidak?

Pada sesi ini, saya akan membeberkan berbagai macam cara terbaik untuk mengakhiri hidup Anda.

Ketika Anda sudah siap dengan semua alat dan permainannya, maka pastikan sekali lagi, apakah kamu benar-baner mau memainkan game hidup dan mati ini? Karena ketika Anda sudah berada dalam permainan, Anda tidak bisa mundur sekalipun Anda menginginkannya. Kecuali Tuhan berkata lain.

Namun, bukankah orang yang sudah bosan hidup, umumnya sudah tidak percaya lagi pada kuasa Tuhan? Dengan kata lain, Anda percaya bahwa Tuhan atau alam semesta ini bisa mengendalikan segalanya, kecuali nyawa Anda.

Baik. Saya tidak akan mengulur waktu Anda terlalu lama. Lebih baik kita percepat saja prosesnya. Berikut ini adalah cara-cara bunuh diri terbaik yang 99 persen berhasil dan paling dianjurkan.

Sekali lagi mohon diingat, bahwa 1 persennya tetap bergantung pada persetujuan Tuhan. Artinya, keberhasilan atas aksi Anda tidak benar-benar mutlak berada di tangan Anda.


Cara ke-1: Ditrabrak Kereta. Lompatlah ke arah kereta yang melaju kencang.

Anda benar-benar serius mau mengakhiri hidup Anda, kan?

Untuk segera mati dengan mudah dan dramatis, melompat dari stasiun kereta saat kereta api datang merupakan pilihan yang sempurna. Hal itu dikarenakan banyak orang yang akan mencari dan menginvestigasi mayat Anda, seperti mencari motif di balik semua ini, yaitu: Apakah ini pembunuhan, kecelakaan, atau murni bunuh diri?

Berita buruknya, ketika Anda mati menggunakan cara ini, maka kemungkinannya sangat kecil untuk menguburkan tubuh Anda secara utuh. Mungkin kepala Anda akan hilang secara misterius. Atau, jari-jari Anda terselip di gorong-gorong kereta. Atau, bisa jadi usus dan otak Anda yang terburai kemana-mana mengundang perhatian tikus-tikus got yang kelaparan dan siap untuk mencuri satu, dua, dan tiga organ tubuh Anda yang paling lunak dan lezat.

Namun, berita baiknya adalah Anda akan masuk headline news! Dengan tajuk aksi bunuh diri yang mengenaskan. Anda juga akan diliput oleh berbagai media masa online, blogger, vlogger, dan netizen di sosial media. Anda akan menjadi terkenal!

Bahkan, kisah Anda akan dikenang sepanjang masa melalui tayangan supranatural atau paranormal experience, jika dan hanya jika terjadi penampakan yang menegangkan di area kematian Anda. Bagaimana? Menarik, bukan?

Tidak hanya Anda yang akan menjadi sorotan semua orang, melainkan juga kedua orangtua, kerabat-kerabat Anda, tetangga, rumah, bahwa hewan peliharaan Anda pun juga akan menjadi objek pembicaraan yang menarik untuk diperbincangkan.

Beberapa sahabat Anda akan masuk TV, koran, podcast, YouTube, V-Tube, live streaming, radio, dan berbagai macam media hanya untuk diajak menceritakan bagaimana keseharian Anda ketika masih hidup. Termasuk, siapa saja yang menjadi musuh-musuh terbesar Anda.

Selain itu secara khusus, Anda akan memiliki kisah hidup tersendiri, dengan autobiografi yang tidak lengkap, kurang akurat, dan dikenang sepanjang masa dengan berbagai macam plintiran isu serta kesalahpahaman yang beragam. 

Luar biasa! Anda harus mengambil cara ini jika memang ingin populer dunia-akhirat.


Cara ke-2: Terjun ke mesin peleburan timah yang sedang beroperasi

Sebelum menulis cara satu ini, saya sudah banyak berpikir, menganalisa, memprediksi, dan mempertimbangkan seberapa besar resiko kegagalan yang akan Anda alami. Jika Anda ingin cepat mati menggunakan teknik ini, maka sadarilah bahwa Anda akan merasa sangat tersiksa.

Jika Anda terjun begitu saja secara polosan. Maksudnya, Anda tidak memiliki persiapan apa-apa, dan tidak menggunakan trik-trik khusus, maka Anda harus bersiap-siap untuk meregang nyawa sambil menahan rasa sakit yang luar biasa akibat panas yang menghantam sekujur tubuh selama kurang lebih 2-3 menit. Kenapa?

ayo kita mati bersama



Bayangkan diri Anda dibakar hidup-hidup dengan suhu 1.535 derajat Celcius.

Anda akan mengalami sinkop atau kehilangan kesadaran secara mendadak sebanyak 355 kali selama 2-3 menit. Sayangnya, selama durasi pembakaran tersebut, Anda tidak akan mampu membatalkan dan berusaha menyelamatkan hidup Anda, karena posisi Anda adalah bagaikan berenang di tengah-tengah kolam lava.

Terus terang saja. Walaupun pada awalnya Anda terus sesumbar bahwa kematian lebih baik untuk Anda, atau ngotot mengatakan pada orang-orang terdekat Anda, "gue bosan hidup, hidup gue sudah berakhir, gue pengen cepet mati, mending gue mati aja!". Namun, ketika Anda sudah menerjunkan diri Anda di kolam peleburan timah, maka semua penyesalan Anda menjadi sia-sia.

Jadi, saya tekankan sekali lagi bahwa pilihan ini merupakan cara paling menyedihkan untuk mengakhiri hidup.

Adapun beberapa kerugian yang akan Anda alami, seperti tidak mendapatkan penguburan yang layak, tidak diketahui siapapun kecuali Anda memang beruntung karena aksi Anda terekam oleh kamera CCTV, dan sangat besar peluang Anda untuk menggagalkan rencana bunuh diri Anda.

Tapi, jangan berkecil hati, jangan kecewa, karena setidaknya ada satu berita baik jika Anda menggunakan metode ini.

Dengan menerjunkan diri ke lautan api peleburan timah, besi, dan baja, Anda sudah berhasil mewujudkan keinginan terbesar Anda, yaitu menghilang dari dunia ini selamanya sekaligus lenyap tanpa jejak. Tidak perlu menguatirkan abu pembakaran tubuh Anda, karena tidak akan digubris oleh siapa pun.

Percayalah! Tidak akan ada satu pun yang mampu mendeteksi rekam jejak kematian Anda. Kecuali Anda memang sedang sial karena upaya bunuh diri Anda tertangkap oleh kamera CCTV atau petugas jaga yang sedang berkeliling.

Jika cara pertama dan kedua bukan gaya bunuh diri yang sesuai dengan selera dan minat Anda, silakan coba cara ke-3 di bawah ini.


Cara ke-3: Matilah di medan perang, seolah-olah Anda prajurit terhormat!

Bukankah perang ada dimana-mana? Tepat sekali.

Ini merupakan cara bunuh diri yang paling elegan dan terhormat. Karena Anda mengatasnamakan kebaikan dan perjuangan. Tidak akan ada satu manusia pun di dunia ini yang mampu mendeteksi usaha bunuh diri Anda, kecuali Anda mengumbarnya kemana-mana.

Tentu saja, saya akan sangat kecewa, jika Anda membeberkan niat terselubung tersebut walaupun hanya kepada satu orang, apalagi diungkapkan di media sosial.

Apapun agama atau kewarganegaraan Anda, berapa pun usia Anda, dan bagaimana pun status Anda, begitu Anda menggaungkan perjuangan atas nama Tuhan atau membela konstitusi negara, maka motif sesungguhnya yang ada pada diri Anda tidak akan terlacak. Yaitu, usaha bunuh diri.

Tentunya, Anda pernah mendengar tentang kelompok-kelompok "agamis" yang kerap meminjam istilah jihad fisabilillah untuk menutupi akal bulus. Jihad yang katanya demi bela agama dan negara.

Namun, jika Anda bergabung ke kelompok yang hanya OMDO (Omong Doang) alias NATO (No Action Talk Only), maka peluang untuk mati di medan perang sangat kecil dan sangat langka.

Makanya, anda harus mencari kelompok-kelompok perang atau jihad yang mendukung niat Anda tersebut. Misalnya, organisasi terorisme yang berisi para pemberontak.

Jika Anda merupakan pribadi yang agamis, masuklah ke kelompok radikalisme para jihadis. Percayalah! Ini bisa menjadi salah satu pilihan terbaik Anda.

Bukankah mereka akan berupaya menghiasi pikiran Anda yang terbatas dan primitif tersebut dengan rayuan dan kisah-kisah indah mengenai kenikmatan menjadi pengantin para bidadari di Surga? 

Bukankah hanya sampai sebesar itu nilai kebanggaan hidup di grup Anda? Tidak peduli bahwa sebenarnya Anda hanya ingin mati, sekalipun aksi yang Anda lakukan merupakan bagian dari terorisme?

aku tidak siap mati sekalipun aku mau



Hey! Siapa peduli? Maksudku, sadarlah!

Bukahkah tidak masalah membunuh satu atau dua orang kemudian Anda mati tertembak? Jihad atas nama Allah di negeri sendiri melawan dan memerangi penduduk negeri sendiri, sambil berteriak "Allahu Akbar! Lawan orang-orang kafir dan munafik" merupakan topik yang sedang nge-trend? 

Jangan sia-siakan kesempatan ini. Inilah saatnya Anda mengambil langkah demi kehormatan Anda. Kematian Anda tidak akan dianggap sia-sia. Upaya bunuh diri Anda akan dianggap prestasi. Get it, now! Don't leave it.

Anda tahu caranya, kan? Saya yakin Anda akan menemukan jalan demi upaya terbaik Anda untuk mengakhiri hidup yang ironi ini. Jangan mau lagi tersiksa oleh batin Anda. Hentikan air mata Anda sekarang dan temukan cara untuk segera pergi dari dunia ini, menyongsong kehidupan baru!

Oke, segini dulu dari saya. Nama saya, Mew. Dan kita adalah generasi yang berani mengambil resiko. Sampai jumpa di artikel berikutnya. Bye-bye!

Komentar

  1. Mew, ini artikel sangat berbahaya. Gak tau deh sebenernya boleh publish konten seperti ini atau tidak.
    Kalau kamu sedang tidak baik dan kepikiran bunuh diri, cek link ini dulu : https://www.intothelightid.org/

    BalasHapus

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan setelah membaca tulisan ini?