Ngebakso Di Bakso Misterius Siliwangi Bikin Tongpes. Kok Bisa?

"Laper nih. Pengen ngebakso. Tapi dimana ya?"

"Aha! Gimana kalau kita mampir ke Bakso Misterius Siliwangi? Tempatnya cozy. Juru masaknya asyik. Interiornya kekinian dan instagramable."

Pernah gak kamu mikir seperti itu? Well, mungkin saja kamu menganggap ngebakso di Bakso Misterius itu bisa bikin kamu bahagia 100 persen. Persis tagline mujarabnya, "100 persen misterius, 100 persen nikmat". Tapi kenyataannya?

Dapur Bakso Misterius

Okelah, saya sekedar berbagi pengalaman pribadi tentang warung bakso, yang katanya sih termasuk bakso enak dan unik di Bogor. Tapi, ini cerita antara kita saja. Rahasia. Secret! Pastikan hanya saya dan kamu yang tahu soal ini. Janji ya, jangan bilang siapa-siapa?

Ini sih, bukannya saya menjelek-jelekkan Bakso Misterius Siliwangi. Gak kok. Beneran deh, saya sama sekali gak bermaksud mencemarkan nama baik warung bakso yang sudah berbaik hati mengundang 10 anggota Blogger Bogor (Blogor) dan 10 reviewers dari Google Local Guide pada hari Sabtu, tanggal 7 April 2018.

Saya hanya ingin menceritakan yang sebenarnya saja. Tanpa ada tendensi. Yah, walaupun memang seharusnya dan sudah sewajarnya saya berterima kasih kepada pemilik warung. Tapi, berterus terang itu perlu, kan?

Nah! Trus, gimana ceritanya? Begini ceritanya. Pada suatu sore yang mendung, di akhir pekan...

Begini nih aslinya Bakso Misterius Siliwangi

Buat kamu yang doyan ngebakso, khususnya di Bogor, saya rasa gak asing dengan kedai-kedai bakso legendaris seperti Bakso Boboho, Bakso Seuseupan, Bakso PMI, dan Bakso Titoti.

Para penikmat bakso tidak akan lupa dengan cita rasanya yang menjadi ciri khas mereka. Misalnya, bagi konsumen yang suka gurih (atau pengen lebih asin tanpa ngerasa keasinan), bisa datang ke Bakso Seuseupan.

Lalu, bagi yang lebih condong ke kuah gurih nyaris hambar dengan pentolan bakso padat dan kenyal, Bakso Titoti sebaiknya menjadi pilihan kamu ngebakso bareng keluarga atau teman-teman.

Begitu pun dengan Bakso Boboho, Bakso PMI, Bakso Apollo, Bakso Gulung Bragi, dan warung bakso lainnya. Lalu, apa hubungannya dengan Bakso Misterius? Kok bisa sih ngebakso di Bakso Misterius Siliwangi bakalan bikin tongpes?

Sekilas info. "Tongpes" menurut KBBI, berarti tidak punya uang. Kata tersebut merupakan singkatan dari "kantong kempes" alias bokek.

Yuk, lanjutin baca lagi.

Bakso Misterius Siliwangi

Menjadi misterius tidak melulu harus terkesan gloomy, dark, introvert, dan penyendiri. Justru dengan menyandang sosok misterius, warung bakso yang bernuansa monochrome ini, berhasil menghadirkan kejutan-kejutan gurih.

Surpise yang pertama datang dari dapur Bakso Misterius. Rupanya, demi menjaga kualitas hidangan, sekaligus agar tetap higienis, mereka berusaha memproduksi sendiri bahan-bahannya. Mulai dari saus, sambel, mie kuning, hingga mie bihun.

90 persen pentolan baksonya berasal dari daging sapi giling, kemudian dicampur tepung dan telur untuk merekatkan. Makanya, jangan heran ya kalau di setiap gigitannya, kamu akan menemukan serat-serat halus daging sapi.

Kejutan kedua berasal dari konsep dagang mereka yang menerapkan open kitchen. Sebenarnya kalau dipikir-pikir warung bakso enak dan unik di Bogor lainnya juga bersedia melayani pelanggan yang memesan langsung di dapur mereka.

Tapi, coba deh perhatikan sejenak perbedaan antara Bakso Misterius dengan kedai bakso lain dalam hal memanjakan pelanggan. Jika di tempat makan enak dan murah pada umumnya, mengistimewakan konsumen mereka bak raja, maka Bakso Misterius menerapkan konsep kekeluargaan.

Benar-benar seperti di rumah sendiri. Kita datang ke dapur. Kemudian meminta tolong kepada para asisten chefs yang bertugas di sana untuk menyiapkan bakso sesuai selera berdasarkan pilihan yang tersedia.

Contoh kasus. Saya ingin memesan Bakso Bomber Keju.

Nah, proses pertama yang harus saya lalui adalah rela melangkah kan kaki ke dapur, sembari menitipkan meja kepada Allah, agar tidak diduduki orang lain. Kemudian, siap mengantri, karena konsep open kitchen ini meniru gaya prasmanan.

Begitu sudah mendapat giliran dilayani, saya tinggal menyebutkan bakso yang ditaksir. Kemudian, memilih tipe kuahnya. Mereka menyajikan 2 varian kuah, yaitu kuah original dan kuah merah.

Kuah original layaknya kuah bakso pada umumnya, namun sarat kaldu, gurih, dan berlemak. Sedangkan, kuah merah terasa pedas dan menyegarkan. Rasanya mirip cemilan lidi-lidian yang biasa dijual oleh abang-abang penjaja cemilan di kantin sekolah.

Setelah selesai memesan, tahap selanjutnya adalah menuju kasir untuk menyelesaikan transaksi jual-beli. Dan, saatnya kembali ke meja. Menanti bakso pesanan diantar oleh pramusaji cantik atau tampan.

Chefs Bakso Misterius

Kejutan yang ketiga adalah interior ruangan Bakso Misterius yang instagramable. Benar saja celetukan Ilhabibi's Life Journal, "dengan menyaksikan sendiri eksotisme kedai bakso satu ini, seakan-akan membuktikan bahwa bakso sudah naik kelas".

Nuansa monochrome-nya tidak membuat pengunjung cepat bosan. Karena gak sekedar mengandalkan black and white saja, melainkan juga dipadu-padankan dengan perabotan warna-warni, sehingga terkesan manis dan segar.

Pengunjung yang datang juga semakin dimanjakan dengan dekorasi ruangan yang instagramable. Walaupun pesannya cuma segelas es teh manis, tapi kalau didukung dengan latar belakang yang loveable, bakalan menimbulkan kesan glamor dan nyentrik.

Alright! Sekarang kamu sudah tahu kan spot bagus buat jeprat-jepret ala selebgram yang biasa di-endorse? Selain itu, kita tetap bisa kenyang di restoran minimalis semi-futuristik dengan berbekal Rp30.000 (tiga puluh ribu rupiah) saja.

Blogger Bogor

Surprise keempat berasal dari menu-menu Bakso Misterius yang inovatif. Ada apa saja sih di warung bakso satu ini sampai saya rekomendasikan sebagai salah satu tempat makan bakso enak dan unik di Bogor? Dibaca terus ulasannya, ya.

Si Bakso Misterius yang bikin penasaran ini menyajikan nama-nama menu yang memang bikin penasaran sih. Contohnya seperti Misteri Laut Merah, Rahasia Oh Michi, dan Tampol Ampe Merah.

Dari banyaknya pilihan menu, saya mencoba Misteri Banjir Keju. Saya berekspektasi akan mendapati semangkok bakso dengan pentolan isi keju yang lumer sampai ke mulut.

Namun, sayang seribu sayang. Sebelum bataliyon keju tersebut lumat di lidah. Mereka terlanjur meledak di mangkok tatkala baksonya dibelah. Mungkin kah balok-balok keju tersebut memegang prinsip bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh?

Ini dia kejutan terakhir, tapi bukan akhir dari segalanya, yaitu perkembangan bisnis Bakso Misterius. Debutnya dimulai pada tanggal 19 Mei 2017. Tahu kah kamu? Jalan Achmad Adnan Wijaya, No. 163, Kota Bogor dipilih sebagai lokasi dagang pertama mereka.

Kabar baiknya, hanya dalam waktu setahun, mereka berani membuka cabang kedua di area Bogor kuliner di Siliwangi. Tentu saja, tidak hanya bermodal warung bakso gedongan dengan tampilan menawan, melainkan juga terletak di posisi yang strategis dan mudah ditemukan.

Es teh manis Bakso Misterius

Bener gak sih ngebakso di Bakso Misterius Siliwangi bisa bikin tongpes?

Iya ya, kenapa bikin bokek ya? Padahal harganya standard, rasanya enak, tempatnya cozy, gratis Wifi, pramusajinya ramah, kokinya cekatan, dan lokasinya strategis. Trus, kenapa bisa bikin tongpes?

Penasaran pengen tahu alasannya? Daripada bacain review saya yang panjang kali lebar ini, mendingan langsung samperin saja ke Jalan Siliwangi No. 74, RT. 01 RW.01 Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, 16133.

Oh ya, saya punya satu informasi penting lagi. Baik di cabang Jalan Siliwangi maupun Jalan Achmad Adnan Wijaya, Bakso Misterius buka setiap hari dengan jam operasional berikut ini:
  • Hari Minggu - Kamis buka dari jam 10 siang - 10 malam
  • Hari Jum'at - Sabtu buka dari jam 10 siang - 11 malam

Hey! Jangan hanya baca review-nya saja. Sempatkan ngebakso sambil meet up bareng keluarga dan teman-teman di Bakso Misterius, ya.

Jam operasional Bakso Misterius

Komentar

  1. Trus aku yang ngiler-ngiler gitu setelah baca review ini
    Apalagi bacanya pas saat hujan deras, langsung kebayang nikmatnya bakso berkuah hangat dengan sambal, kecap dll. Yummy...
    Mew,tanggung jawab nih!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... Siaaap! Ayo kita kapan-kapan ke sana, Bunda... ^^

      Hapus
  2. Makin kesini bakso berevolusi sesuai perkembangan jaman,dari yg dulu sebesar jempol sekerang juga tetap sejempol tapi jempol gajah, dari yang dulu cuma berisi ati atau bercampur urat sekarang berisi keju.
    Saya pribadi suka rasa bakso yang klasik dengan citra rasa jaman dulu, lugu dan ayu :D
    -salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk... Bisa aja nih Mas Ger. Kalau bakso klasik dengan citra rasa jaman dulu, yang lugu dan ayu itu, biasanya ya bakso alusan :D

      Hapus

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan setelah membaca tulisan ini?