How to Write a Premise for Scenario?

Some people said that write a scenario is harder than sell a scenario. Some people said that write a scenario is easier than sell a scenario. And else said that both of them is very easy or maybe very hard.
*** Terjemahan Bahasa Indonesia ***
Ada yang bilang kalau menulis skenario itu susah, menjual yang mudah. Ada yang bilang kalau menulis skenario itu gampang, sedangkan yang susah adalah menjual. Dan lainnya bilang kalau keduanya sama-sama mudah, atau malahan sama-sama susah.

How to Write Screenplay?
Photo by scriptbully.com

It would be better if we don't have to discuss about it, because in the reality, we still can find easily a screen writer who can make a living, or probably he is getting rich and still rich just by writing a scenario.
*** Terjemahan Bahasa Indonesia ***
Lebih baik, kita tidak perlu meributkan ini, karena realitanya, kita masih saja bisa menemukan orang-orang yang bisa hidup hanya dengan menulis skenario, atau penulis tersebut jadi kaya raya dan masih saja kaya hanya bermodalkan skenario.

What is Premise? And How to Write It?

There are three main elements before create a scenario. Those are a title, a premise, and a synopsis.
*** Terjemahan Bahasa Indonesia ***
Terdapat tiga unsur utama sebelum membuat skenario. Yaitu, judul, premis, dan sinopsis.

Premise definition
Photo by darrenlacroix.com

Premise, as we know, is the conclusion of the scenario which it should be done by writing in one line. For the example, "Smart people always remembers death", "Provision for the afterlife", "You can't avoid death although sheltering in the fortress thick", and so on.
*** Terjemahan Bahasa Indonesia ***
Premis, seperti yang sudah kita ketahui, adalah inti sari skenario, dimana penulisan premis cukup menggunakan satu kalimat singkat. Contohnya, "Orang cerdas selalu ingat mati", "Mempersiapkan bekal ke akhirat", "Kamu tidak akan pernah mampu menghindari kematian walau berlindung di benteng tebal dengan penjagaan ketat", dan lain-lain.

Where to Start Screenplay?

Don't worry, we can do it randomly. Sometimes, I start from write the title, then it would be continued to the premise, and it would be ended up with the synopsis. And sometimes, I start from the premise, then the title, and be ended by the synopsis.
*** Terjemahan Bahasa Indonesia ***
Jangan kuatir, kita bisa melakukannya secara acak. Terkadang, saya memulainya dari menentukan judul, kemudian dilanjutkan kepada premis, dan diakhiri dengan sinopsis. Dan terkadang, saya mulai dari premis, kemudian judul, dan terakhir adalah sinopsis.

Let's start to write screenwriting
Photo by theathleticnerd.com

Or in another time, when I stuck in the title and the premise, then I will start from the synopsis. While I write a synopsis, suddenly a title or a premise of the scenario would be popped up. Let's do it freely! But please notice, if you didn't decide your title, premise, and synopsis, yet never try to continue to write a screenplay.
*** Terjemahan Bahasa Indonesia ***
Atau di lain kesempatan, ketika saya benar-benar buntu memikirkan tentang judul dan premis, maka saya akan memulainya dari membuat sinopsis. Sambil menulis sinopsis, bisa jadi terlintas ide tentang judul atau premis secara tiba-tiba. Lakukan saja sebebas mungkin! Tapi, perhatikan bahwa, jika kamu belum juga menentukan judul, premis, dan sinopsis, sebaiknya jangan pernah mencoba untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu menulis skenario.

After all, then we are ready to make a screenwriting.
*** Terjemahan Bahasa Indonesia ***
Setelah semua selesai, selanjutnya kita siap untuk menulis naskah.
Bantu saya beli susu hangat sebagai teman menulis artikel
Previous
Next Post »

What do you think? Share your comments below. EmoticonEmoticon