Musuh Avatar Korra Ternyata Blood Bender?!

Akhirnya, sukses juga menamatkan cerita "The Legend of Korra: Book 1 - Air".

The Legend of Korra
Photo by ithink-good.blogspot
Ceritanya benar-benar membawa saya pada ketegangan. Mungkin saja, jika musuh Avatar Korra bukanlah seorang Chi Blockers. Maka, "The Legend of Korra" akan tampak biasa saja. Bagian-bagian mendebarkan adalah setiap kali Avatar Korra harus berhadapan dengan Amon, The Father Founder of The Equality. Dengan kata lain, satu-satunya orang yang menguasai dan mempuanyai teknik menghilangkan kemampuan pengendali elemen, --atau sebutannya Chi Blockers Permanent, hanyalah Amon.

Sebutan Equality yang dipakai oleh Kesatuan Pasukan Elit Chi Blockers, menandakan bahwa kehadiran mereka adalah sebagai penyeimbang dunia. Visi dan Misi Equality adalah menjadikan semua pengendali elemen sebagai manusia normal.

Namun, siapa sangka ternyata Amon adalah keturunan blood bender.

Zaman kepemimpinan Avatar Aang, para blood bender dianggap berbahaya. Blood bender ditangkap dan dimasukkan ke dalam daftar illegal bending, karena blood bender bukanlah teknik penguasaan elemen yang ada di bumi. Selain itu, blood bender dianggap sebagai teknik pengendali terkuat dibandingkan pengendali empat elemen. Hanya dengan menatap saja, seorang blood bender bisa mengendalikan tubuh, bahkan membunuh lawannya.



Sebagai seorang musuh, secara logika Amon termasuk musuh yang tangguh bagi Avatar Korra. Avatar Korra baru menguasai tiga elemen yaitu, tanah, api, dan air. Namun, sudah harus berhadapan dengan Amon, dimana Amon adalah seorang chi blockers permanent sekaligus blood bender. Kebayang gak? Setegang apa Avatar Korra saat harus player versus player dengan Amon.

Namun, di sinilah kelemahan Amon. Amon selalu mendengung-dengungkan tentang kehidupan bebas dari pengendali elemen, tapi dirinya sendiri ternyata salah satu pengendali elemen. Malah, menguasai teknik pengendali paling berbahaya. Maka, Avatar Korra memanfaatkan informasi tersebut untuk menyadarkan Pasukan Elit Chi Blockers dan pendukungnya. Sayangnya, gagal!

Amon, The Leader of Equality
Photo by komickorra.blogspot


Adegan selanjutnya adalah ketika Avatar Korra tertangkap oleh Amon, lantas kemampuan mengendalikan elemen Avatar Korra dihilangkan secara permanen.

***
Saya nonton adegan-adegan terakhir "The Legend of Korra: Book 1 - Air" sempat bikin jadi histeris sendiri. Gak jarang, --walau gak sering juga sieh, saya sempat teriak-teriak dengan suara sok parau: Aaargh! Aaargh! Jangaaan! Tidaaaaak... Korraaaa!

Iya lho... Saya panggilin Avatar Korra dari balik layar monitor, seakan-akan Avatar Korra bakalan nengok ke arah saya dan bilang: Ono opo toh, sedulur?!
Bantu saya beli susu hangat sebagai teman menulis artikel
Previous
Next Post »

8 Blogger Comments

Write Blogger Comments
June 12, 2014 at 11:58 AM delete

sepertinya suka banget ya nonton film yg nergender begituan,,,sambil memahami secara utuh,,,dan mereview nya,,duh,,cap jempol deh pokoknya,,,tuh ada waktu buat nulis per hari :) bisa kan

Reply
avatar
Mew da Vinci
AUTHOR
June 12, 2014 at 12:44 PM delete

iya mbak :D ternyata bisa juga ya...
asal mau... ide nanti datang sendiri :)

Reply
avatar
June 12, 2014 at 12:47 PM delete

Kebetulan saya ngikuti, xixixixi
Meskipun masih banak nanya gitu soalnya dulu gak seneng baru ini saja iklannya menarik...

Reply
avatar
Elsawati Dewi
AUTHOR
June 12, 2014 at 4:04 PM delete

dulu juga saya keranjingan banget nih sama avatar korra. tapi kesini-kesini ko jadi terlalu banyak percintaan dan adegan romantisnya, jadi berkurang deh minat saya dan males nerusin.

Reply
avatar
ope
AUTHOR
June 12, 2014 at 5:33 PM delete

gak ngikuti ceritanya. keliatannya gak sekocak aang :D

Reply
avatar
Mew da Vinci
AUTHOR
June 15, 2014 at 5:58 AM delete

hihihi... :D matur nuwun mas udah mampir :D

Reply
avatar
Mew da Vinci
AUTHOR
June 15, 2014 at 6:02 AM delete

:D iya mbak, avatar aang juga mendekati sesi akhir mulai banyak adegan romatisnya :D

Reply
avatar
Mew da Vinci
AUTHOR
June 15, 2014 at 6:05 AM delete

iya mas ope, avatar korra cenderung serius... dan banyak adegan menuju detik-detik kritis... beda sama aang, yang penontonnya dibuat nyengir dulu :D

Reply
avatar

What do you think? Share your comments below. EmoticonEmoticon