5 Alasan Kenapa Kamu Harus Nyobain Lapis Bogor Sangkuriang

Lapis Bogor Sangkuriang telah menjadi ikon oleh-oleh khas Bogor sejak lebih dari setengah dekade silam. Kemunculannya pada tahun 2011, merupakan gebrakan baru di dunia kuliner Jawa barat.

Lapis Bogor Sangkuriang

Mengusung talas sebagai bahan baku utama, lapis Bogor tampil berbeda. Faktor inilah yang menjadikan talas kembali menjadi sorotan publik, bahkan menuai pujian.

Tidak berhenti sampai di situ. Banyaknya respon positif terhadap Lapis Bogor Sangkuriang, menyebabkan pelopor konsep bolu kukus berbahan dasar talas ini menjadi trend center kuliner Jawa barat.
Lalu, apa yang membuat oleh-oleh khas Bogor satu ini digandrungi para lapis mania?

1. Halal dan tanpa bahan pengawet

Kenikmatan menyantap panganan tidak akan lengkap jika masih dibarengi dengan rasa was-was. Karena konsumen cerdas selalu mengutamakan kehalalan komposisi dan proses produksinya.

Inilah yang berusaha ditawarkan oleh Lapis Bogor Sangkuriang. Yaitu, tidak hanya sekedar lezat, melainkan juga menyajikan oleh-oleh khas Bogor yang halal, bersih, dan tanpa bahan pengawet.

Oleh-oleh khas Bogor


Berapa lama daya tahan Lapis Bogor Sangkuriang?

Walaupun pihak Sangkuriang sendiri menyatakan bahwa batas kadaluarsanya maksimal 5 hari (penyimpanan dalam kulkas) sejak tanggal produksi. Namun, ada saja konsumen yang mengeluh Lapis Bogor Sangkuriang hanya bisa bertahan selama 5 jam saja. Disebabkan cemilan asli Bogor ini langsung ludes, habis dimakan, gara-gara terlalu lezat dan bikin ketagihan.

2. Harga terjangkau tapi gak murahan

Kadang jajanan yang lezat dan bermutu tinggi hanya beredar di kalangan atas. Sehingga, bagi yang koceknya pas-pasan terpaksa gigit jari. Dan mungkin saja, sekedar ikut-ikutan menyumbang testimoni sambil main tebak rasa berdasarkan hasil pengamatan foto atau video.

Nah! Kini, kita bisa menikmati kelezatan olahan talas dalam sajian bolu kukus rasa premium dengan harga terjangkau. Yaitu, mulai dari Rp 29 ribu per box.

Makanan khas Bogor yang terkenal


3. Menggunakan bahan-bahan alami

Makanan khas Bogor yang terkenal dengan warna ungunya, menggunakan buah-buahan asli sebagai campuran rasa sekaligus pewarna makanan alami. Oleh karena itu, Lapis Bogor Sangkuriang wajib Anda masukkan ke dalam daftar kudapan istimewa. Tapi, beli yang asli, ya.

Sekedar informasi, talas sebagai panganan yang merakyat, bermanfaat untuk kesehatan jantung, selain itu juga mampu membantu menstabilkan tekanan darah. Tampilan fisik talas Bogor sendiri umumnya berwarna putih, sehingga untuk mendapatkan warna ungu yang sempurna, kita bisa memanfaatkan saripati talas Kalimantan/Pontianak.


4. Aman dikonsumsi oleh penderita maag

Perpaduan tepung talas dengan tepung terigu menghasilkan tekstur bolu kukus yang lembut dan padat. Untuk menghasilkan penampilan yang mengkilat dan basah, dilakukan pengukusan pada temperatur tertentu.

Itulah sebabnya, Lapis Bogor Sangkuriang sangat cocok dijadikan sebagi teman minum teh atau susu saat cuaca panas terik dan kering. Karena gak bikin seret di tenggorokan dan mudah ditelan.

5. Selalu ada inovasi terbaru dan peningkatan mutu

Tahukah Anda? Lapis Bogor Sangkuriang pernah berkreasi menggunakan buah durian. Bagi pecinta buah-buahan, saat itu merupakan masa terindah. Karena terdapat 2 varian bolu kukus yang menggunakan buah tropis sebagai bahan utamanya, yaitu lapis Bogor rasa strawberry keju dan lapis rasa durian keju.

Jajanan Bogor

Lapis Bogor Sangkuriang tidak menggunakan perisa buah untuk menghasilkan rasa dan aroma yang mantap. Namun, dengan memanfaatkan saripati buah itu sendiri. Alhasil, kita masih bisa menemukan tekstur krinyis-krinyis di setiap gigitannya.

Hanya dibutuhkan satu gigitan saja untuk menjadi pecandu Lapis Bogor Sangkuriang. Tertarik untuk mencoba?

Komentar

  1. Belum pernah icip yang rasa Strawberry Keju. Masya Allah, itu foto terakhirnya bikin ngiler dan rasanya pengen langsung gigit! Sabtu nanti langsung cussss ah ke outlet Lapis Bogor Sangkuriang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. populernya yang ada di Lapis Bogor Sangkuriang varian original dan extra cheese, mbak... tapi saya pilih strawberry karena hanya dia satu-satunya yang toppingnya bukan cream, tapi selai hihihi...

      Hapus
  2. Sayangnya yang varian durian sudah gak diproduksi lagi ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak... sayang... soalnya peminatnya sedikit... mungkin faktor aroma durian yang lebih menyengat juga...

      Hapus
  3. satu alasan yg bikin lapis sangkuriang nih jadi idola buatku adalah manisnya pas <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget! Dan manisnya itu gak bikin batuk...

      Hapus

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan setelah membaca tulisan ini?