Inilah Proses Lengkap Transfer Nama Domain Dari Registrar Lama

Bagaimanakah caranya memindahkan nama domain dari registrar yang saya gunakan saat ini ke penyedia layanan domain yang lebih murah? Berdasarkan beberapa artikel yang saya baca, terdapat beberapa panduan praktis untuk transfer domain dari registrar lama ke registrar yang baru.

Proses transfer nama domain

Sebelum kita membahas tentang panduan lengkap proses transfer nama domain dari provider yang lama ke provider baru, maka pertama-tama saya ingin menjelaskan terlebih dahulu pengertian tentang transfer domain. Barangkali, masih ada di antara kita yang belum pernah mendengar mengenai istilah ini.


Apa sieh "Transfer domain" itu?

Penjelasan yang paling mudah tentang transfer domain adalah bisa disamakan dengan proses transfer pulsa handphone. Yaitu, memindahkan pulsa dan satu nomor ke nomor lainnya. Dan begitu pula dengan cara perpindahan domain. Yaitu memindahkan domain dari suatu registrar ke registrar tujuan.

Sedangkan, secara teoritis dapat dijelaskan bahwa, transfer domain merupakan aktivitas pemindahan domain dari provider lama ke provider baru. Biasanya pihak penyedia layanan domain ini disebut sebagai registrar. Dan saya, selaku pengguna layanan mereka, disebut sebagai pelanggan atau customer.

Curhat dikit, saya berlangganan domain TLD .com di SIRCLO sejak awal tahun 2015. Artinya, ketika artikel ini ditulis (September 2017), domain mewdavinci.com ini sudah berusia 2,5 tahun.

proses privacy protection

Berdasarkan beberapa pertimbangan, akhirnya saya mengambil keputusan untuk memproses perpindahan nama domain dari registrar SIRCLO ke registrar lain (pada kasus ini saya pilih Rumahweb untuk menghemat pengeluaran tahunan).


Persiapan sebelum pindah penyedia layanan domain

Adapun langkah-langkah yang mesti kita tempuh sebelum melakukan migrasi registrar adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai calon registrar baru untuk nama domain kita. Setidaknya terdapat dua informasi yang harus kita ketahui terkait layanan domain, yaitu ketersediaan domain TLD atau gTLD yang sama dengan yang kita gunakan saat ini, dan harga sewa per tahun.

1. Domain TLD atau gTLD yang digunakan harus available di registrar target

Semua registrar, baik yang memiliki lisensi ICANN maupun tidak berlisensi sama sekali, sudah menyediakan domain TLD standard seperti .com, .net, .gov, dan .org. Tapi, tidak semua penyedia layanan domain menyediakan domain-domain gTLD atau domain lokal seperti .xyz, .online, atau .id.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mendapatkan data ini terlebih dahulu sebelum memutuskan berlangganan di suatu ragistrar.

2. Harga sewa per tahun dan tawaran ekstra lainnya

Sebaiknya kita tidak gengsi untuk menanyakan hal ini. Walaupun kita sudah diberikan daftar harganya, terkadang masih ada beberapa hal yang tanpa sengaja kita lewatkan karena harga pendaftaran yang mereka tawarkan sangat murah. Misalnya, harga untuk domain berekstensi .com adalah Rp 12 ribu.

Hal tersebut menggiring opini kita bahwa domain-domain lainnya tampak lebih mahal. Padahal, harga Rp 12 ribu yang ditawarkan adalah harga registrasi di tahun pertama. Sedangkan, harga untuk renewal, transfer, atau menghidupkan kembali berada di tarif normal.

Panduan lengkap transfer domain


Extra features!

Oh ya, ini bukan sekedar pembicaraan mengenai domain, ya. Di setiap registrar domain, memiliki penawaran fitur ekstra yang berbeda-beda. Misalnya di Rumahweb, mereka menawarkan adanya privacy protection dengan biaya ekstra Rp 10 ribu per tahun.

Ada juga penawaran SSL dengan harga yang excluded dengan biaya pembelian nama domain itu sendiri. Tapi di registrar lain, seperti Niagahoster, kita bisa mendapatkan SSL secara gratis. Padahal, harga normal SSL berkisar antara Rp 150 ribu - 3 juta.

3. Meminta EPP code ke registrar lama

Ini dia yang kita butuhkan dalam transfer domain, karena kode inilah yang nantinya akan kita input-kan saat mengisi formulir pemindahan nama domain dari registrar lama ke registrar baru. Bentuk dari kode EPP terdiri dari susunan berbagai karakter acak, misalnya MK0HAK13@#23*KXXXXX.


Cek status domain

Sebelum mengisi formulir memindahkan domain dari provider lama ke yang baru, ada dua hal yang harus kita pastikan status domainnya sebelum memasukkan kode EPP yang kita peroleh dari registrar lama kita. Hal ini perlu dilakukan agar proses transfer nama domain dari registrar lama ke registrar baru berjalan lancar. Kedua hal yang perlu kita periksa status domainnya itu adalah:

1. Status nama domain

Selain membutuhkan kode EPP, kita juga harus memastikan bahwa nama domain kita harus dalam keadaan UNLOCKED agar bisa dipindahkan ke registrar lain. Jika domain kita pernah dikunci atau masih dalam keadaan terkunci, maka domain kita tidak bisa dipindahkan ke penyedia layanan domain tujuan.

Cara membuka kunci nama domain adalah dengan menghubungi bagian teknikal registrar lama.

2. Status ID protection

Selanjutnya adalah memastikan keadaan ID protection nama domain kita. Oh ya, kita juga bisa menyebutnya dengan istilah lain, yaitu privacy protection dan WHOIS protection. Fungsi dari proteksi privasi adalah melindungi email kita dari serangan spam atau iklan.

cara mendapatkan EPP code


Kalau di Rumahweb, kita harus membayar biaya tambahan sebesar Rp 10 ribu setiap tahunnya untuk mendapatkan perlindungan privasi. Untuk proses pemindahan domain, pastikan bahwa status proteksi WHOIS harus dalam keadaan NON-AKTIF atau DISABLE agar lokasi penyewaan nama website bisa dipindahkan ke tempat yang baru.

Kalau statusnya enable, maka kita harus meminta bantuan dari registrar lama untuk mematikan fungsi proteksi ID.


Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk transfer nama domain?

Proses mendapatkan kode EPP dari registrar lama semestinya hanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam. Tapi, registrar lama saya, yaitu SIRCLO, memberikan EPP code website saya sekitar 18 jam kemudian, karena saya menghubungi bagian teknikal SIRCLO pada detik-detik sebelum mereka melakukan close chat.

Setelah memasukkan kode EPP di formulir transfer domain, maka kewajiban kita selanjutnya adalah melakukan pembayaran ke registrar baru sesuai dengan harga transfer nama domain ditambah pajak 10%. Kalau di Rumahweb, total harga yang harus saya bayar adalah Rp 132 ribu, sudah termasuk pajak.

Selanjutnya, saya tinggal menunggu maksimal 5 hari. Jadi total waktu yang dibutuhkan untuk perpindahan domain dari satu registrar ke registrar lainnya adalah 6-7 hari.


Apa saja syarat memindah domain?

Pada kasus saya, cara transfer domain dari SIRCLO ke Rumahweb bisa dibilang sangat mudah. Hanya saja kita harus memastikan beberapa hal lagi sebelum benar-benar proses transfer nama domain bisa berjalan tanpa kendala. Terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, yaitu:

1. Domain dalam keadaan aktif

Domain yang expired tidak akan bisa ditransfer ke registrar manapun. Jika kita ingin memindahkan domain yang sudah habis masa berlakunya tersebut, maka yang harus kita lakukan pertama kali adalah menghidupkan kembali domain tersebut.

Biaya restore domain sangat mahal jika dibandingkan dengan biaya renewal dan aktivasi domain. Biasanya harga restore domain bisa lebih mahal hingga 5 kali lipat. Contohnya harga restore domain berekstensi .com di Rumahweb bisa mencapai Rp 800 ribu. Padahal harga beli atau transfer domain hanya berada di kisaran Rp 120 ribu.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan perpindahan registrar paling lambat 7 hari sebelum masa expired. Tapi juga tidak terlalu jauh, karena transfer domain bisa disamakan dengan proses membeli domain baru.

Contohnya seperti ini, masa aktif domain mewdavinci.com berakhir pada tanggal 28 Maret 2018 (saat masih di SIRCLO). Kemudian saya pindahkan hari ini, yaitu tanggal 14 September 2017, ke Rumahweb (sebagai registrar baru). Ketika proses perpindahan nama domain selesai, maka masa aktif domain saya adalah hingga tanggal 14 September 2018.

Sehingga, jangka waktu ideal untuk memindahkan domain adalah sekitar 1 bulan - 2 minggu sebelum domain expired.

2. Minimal umur domain 60 hari

Perhatikan usia domain kita! Domain yang baru dibeli seminggu atau sebulan yang lalu, tidak bisa dipindahkan ke registrar lain. Begitu pula dengan keputusan berpindah-pindah registrar. Jika kita baru saja memindahkan domain ke registrar baru, maka agar bisa dipindahkan ke registrar lainnya, kita harus menunggu selama 60 hari.

3. Email kontak kepemilikan domain harus aktif

Email kepemilikan domain merupakan hal yang vital. Alamat email yang didaftarkan sebagai kontak yang bisa dihubungi sebagai pemilik nama domain haruslah dalam keadaan aktif, dan bisa digunakan untuk berkomunikasi. Karena melalui email inilah yang nantinya bisa kita gunakan sebagai jalur verifikasi, menerima EPP code, dan bukti-bukti transaksi.

Alrighht! Segini dulu ya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa subscribe dan share artikel ini. Terima kasih.

Komentar