Puasa Itu Menyiksa. Serius!

Alhamdulillah... Hanya dengan hitungan hari, waktunya umat Islam melaksanakan kewajiban berpuasa di Bulan Ramadhan.

Puasa itu menyiksa!
Photo by bioenergicenter.com


Saya ingat, beberapa tahun silam yang lalu, saya cukup dibingungkan dengan Bulan Ramadhan. Bukan manusianya yang bikin saya bingung, tapi sekali lagi Bulan Ramadhan yang bikin saya mikir dua kali lebih rajin dibandingkan sebelumnya.



"Why? Why? Why, Mew? Apa yang kamu pikirkan?" Kira-kira gitulah pertanyaan yang berkutat di hati saya saat ini. Saya hanya berpikir sederhana, sesederhana ilmu saya, yaitu: Kalau puasa itu disukai manusia, kenapa hanya orang beriman saja yang wajib berpuasa di Bulan Ramadhan?

Mari kaji kembali Surah Al Baqarah ayat 183:
"Yaa ayyuhal ladziina aamanuu kutiba 'alaikumush shiyaamu kamma kutiba 'alalladziina min koblikum la'allakum tattaquun - Hai orang-orang mukmin, diwajibkan atas kamu puasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang terdahulu dari kamu supaya kau bertaqwa."


Bukankah jelas-jelas bahwa yang wajib berpuasa hanya orang beriman? Orang mukmin. Jadi yang bukan mukmin, yang gak beriman, dipersilakan untuk tidak berpuasa. Lha?! Padahal, sejumlah penelitian telah dilakukan seputar mukjizat puasa ditinjau dari perpekstif medis modern. Tidak ditemukan efek merugikan dari puasa untuk jantung, paru, hati, ginjal, mata, profil endokrin, hematologi dan fungsi neuropsikiatri.

Kalau searching dan surfing pakai Google, Yahoo! Search, atau Bing dengan keyword "manfaat puasa" atau "penelitian puasa", maka akan ditemukan banyak sekali artikel positif seputar keutamaan puasa. Bahkan, saya pun sudah menuliskan artikel serupa. Silakan baca di link berikut ini: saidoonee.blogspot.com/2013/07/alasan-muslim-wajib-puasa-ramadhan.html

Hanya saja, saya berpikir ulang: Jika puasa segitu manfaatnya untuk manusia, kenapa puasa hanya wajib di Bulan Ramadhan? Apalagi, hanya orang mukmin atau orang beriman saja yang diwajibkan?

Dengan kata lain, puasa itu menyiksa. Bukan begitu? Begitu bukan...? Jawabannya kasuistik, sesuai sasaran. Muncullah pertanyaan dalam pernyataan, yaitu: Siapa yang tersiksa?

Nah! Sebagai bentuk antusias kita menyambut bulan puasa, monggo tulis alasan teman-teman pembaca Blog Saidoonee berpuasa di kolom komentar. Ingat ya, teman-teman... Silakan tulis opini kamu di kolom komentar seputar: Ngapain sieh puasa Ramadhan?

Tapi, ini bukan lomba, lho... Jadi santai saja. Tidak ada pemenang. Bagi teman-teman yang bersedia menjawab pertanyaan saya, --yang mana saja pada artikel ini, blognya bakalan nampang dan jadi bahan obrolan saya di Blog Saidoonee pada artikel berikutnya.

Ikutan kasih opini yuk!

Komentar

  1. 1) Kalau puasa itu disukai manusia, kenapa hanya orang beriman saja yang wajib berpuasa di Bulan Ramadhan?
    jawab : Karena hanya orang beriman yang meyakini kebenaran dgn ikhlas sepenuh hati, ridho dan patuh taat akan titah sang Rabb, Allah SWT. salah satunya berpuasa di Bulan Ramadhan.

    2) Jika puasa segitu manfaatnya untuk manusia, kenapa puasa hanya wajib di Bulan Ramadhan? Apalagi, hanya orang mukmin atau orang beriman saja yang diwajibkan?
    jawab : karena berpuasa adalah salah satu rukun islam, wajib bagi setiap mukmin pertanyaan kedua sda

    3) Siapa yang tersiksa?
    jawab : yang tersiksa adalah orang2 munafik yang selalu berbeda antara hati dengan ucapan serta tingkah laku... sehingga mereka merasa sangat terpaksa untuk berpuasa bukan semata menjalankan perintah Allah SWT, tapi karena ingin dilihat orang lain. Naudzubillah

    4) Ngapain sieh puasa Ramadhan?
    jawab : karena Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan yang diistimewakan Allah SWT dengan menurunkan kenikmatan terbesar di dalamnya, yaitu al-Qur'an al-Karim. Ramadhan juga merupakan pengobat hati, rahmah bagi orang-orang yang beriman, dan sebagai pembersih hati serta penenang jiwa-raga. Inilah nikmat terbesar dan teragung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. subhanallah... :) matur nuwun, ridwan...

      Hapus
  2. artikel ini dalam rangka menyambut bulan ramadhan yang sebentar lagi datang ya, hehehe bingung ah mau jawab apa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe... jawablah kalau engkau mencintaiku, duhai Esmeralda... =))

      Hapus
  3. hmm,,aku suka ramadhan,,,suka sekali,,indah banget mbak mew,,rasanya tenang gitu,,bisa mengatur omongan, mengatur makan, mengatur tingkah laku, mengatur semuanya tentang hidup....Ramadhan,,hari yg ditunggu2,,,tambah semangat baca per ayat Al Qur'an, ibadah tambah rajin karena ingin mengejar pahala yg berlipat ganda utk bekal di akherat. Aku takut ramadhan tahun depan umurku telah di cut sama Sang Maha pencipta,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. subhanallah mbak.. semoga bisa bertemu Ramadhan berikutnya.. aamin Allahumma aamin.. :)

      Hapus
  4. saya kadang malu, senang, dan sedih karena masih dipertemukan Ramadan. Semua perasaan campur aduk karena bertemu Ramadan belum tentu jaminan kita orang baik. Boleh jadi saya dipertemukan lagi karena dosa2 masih banyak banget sehingga harus dikikis lewat bulan hebat ini.

    Saya menjalankan puasa karena itu kewajiban dan menemukan kesejukan/kedamaian di dalamnya. Selamat berpuasa sebentar lagi, Mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas belalang... :D subhanallah... :)
      makasih yaa

      Hapus

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan setelah membaca tulisan ini?