Apakah Blog Gado-gado Punya Niche?

Pertama kalinya saya dengar istilah "niche", setelah bergabung dengan teman-teman di Grup Google Adsense Indonesia.
"Huh?! Niche? Siapanya Dorce?"

I am Mew, and am a no Niche Blogger...


Gitulah reaksi saya dulu. Saya mengait-ngaitkan istilah tersebut dengan nama sebuah kota di Perancis Selatan, yang terletak di tepian Laut Tengah, antara Marseille dan Genoa. Berdasarkan informasi yang saya baca di Wikipedia tentang Kota Nice, kota ini dikenal juga sebagai "Nice la Belle", atau dalam dialek Ni├žard dibaca "Nissa La Bella", artinya "Nice the Beautiful".

Namun, saya perhatikan hampir semua blogger yang main Google Adsense menggunakan istilah "niche" untuk menunjukkan kualitas konten pada blog mereka. Lama kelamaan saya mulai bertanya-tanya: Apakah itu niche?


Kesimpulan singkat pun saya peroleh setelah menelusuri definisi demi definisi dari berbagai media massa online, seperti about.com, biology-online.org, wiki.answer.com, dan ask.com. Niche adalah suatu pekerjaan, produk, jasa, atau tema khusus dan spesifik. Oleh sebab itu, istilah "niche" juga digunakan oleh para blogger dalam menentukan klasifikasi blog yang dikelola. Saya pun makin tertarik dengan pembahasan niche blog setelah membaca artikel di blognya Mas Ibrahim yang berjudul "Cara Menentukan Niche Blog yang Tepat".

Saya jadi bertanya-tanya. Seandainya, niche blog merupakan salah satu komponen penting untuk meningkatkan kualitas iklan Google Adsense, serta memudahkan visitor untuk mengingat jati diri website atau blog yang sedang dikunjungi. Lantas, gimana nasib blog gado-gado seperti Blog Saidoonee?

Apakah memungkin untuk menghadirkan nuansa blog dengan tema khusus (niche blog)? Padahal, sejatinya bukan niche blogger. Jika kilas balik, saya sempat membuat niche blog bertema Trading Forex. Malahan sampai saya beli hosting dengan harapan blog saya tersebut benar-benar rame, bermanfaat, dan selalu update. Sayang sekali, blog tersebut tidak bisa bertahan lebih dari satu bulan. Hanya ada beberapa artikel yang saya tulis, berupa analisa teknikal harian tentang currency pair favorite saya, yaitu GBP/USD.

By the way, artikel ini masih ditulis dalam rangka ngeramein event "NgeBlog Have Fun Ala Estafet". Ikutan blog walking sambil mengulas artikel teman-teman blogger, yuk?

Komentar

  1. Klo saya blog gado-gado, dan "suka-suka gue", heheh maksudnya suka2 postingnya, mau kapan bisanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. semangat buat ngisi kontennya ya :)

      Hapus
  2. Niche blog pangsa pengunjungnya jelas lebih sempit/sedikit yaitu mereka yang seide, seprofesi atau yang memang memerlukan pengetahuan tersebut. Semakin sempit nichenya akan semakin sedikit pengunjunya. Itu logikanya, tapi dalam prakteknya tergantung kualitas konten, kegesitan dan ketepatan promosi dan keberadaan blog di search engine. Lihat SERPnya.

    Tentang Niche blog dapat dibaca di buku Blog Mini Penghasilan Maksimal karangan Abdul Cholik

    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia! kualitas konten yang kadang tidak mudah untuk dilinierkan mendatar atau meningkat :D makasih pakde udah mampir :)

      Hapus
  3. Saya bertahan dengan niche gado2, mengingat blog cuma hobi saja. :)
    Malah kalo ditentukan niche-nya, bisa 3 bulan sekali updatenya. Hehehehe...

    BalasHapus
  4. Hmm.. Kalau blog saya bisa digolongkan ke Niche nggak ya? Soalnya rata-rata postingnya mengarah ke arah tema tertentu.. Perlu banyak belajar lagi nih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hasil dengerin penjelasan pakde cholik sieh, blog niche itu untuk yang pembahasannya satu, misalnya "wisata kuliner jajanan kaki lima di kota malang"... :)

      Hapus
  5. Memang bagusnya sih membangun blog dengan satu niche yang spesifik.. Tapi jelas itu butuh keterampilan dan keahlian yang lebih jika dibandingkan dengan blog gado-gado.. Istilahnya kan kita itu seperti sedang mengajarkan seseorang agar bisa menguasai niche yang kita buat tersebut.

    Lain cerita kalau jalan yang dipilih dengan copas.. Iya bisa sih lebih mudah! Tapi apa halal uangnya entar?? ^_^ heheh

    BalasHapus
  6. Sesuai pribadi masingn2 aja, tulis apa yang mau kamu tulis. Jangan batasi denggan niche... Ohohooho

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas adi, sekarang sedang melakukan ini :D buat ngebiasain update blog...

      Hapus
  7. punya saya malah gado2 mbak mew,,saya isi biasanya suka2 saya,,,belum minat buat punya blog niche,,hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. qeqeqe... :) saya juga mbak... belum sukses bawain blog niche

      Hapus
  8. Kalau menurut saya blog campuran tidak mempunya niche blog yang spesifik mbak, namun walaupun demikian blog campuran tidak bisa dipandang sebelah mata lho :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, jadi menarik nieh kalau saya tanya, kenapa? :)

      Hapus
  9. setiap ada bahasa "blog gado-gado" suka pengen tereak "itu blog gue" akakakak..
    iya, apa yang lagi ada di otak ya itu yang di tulis, gak peduli mau temanya apa, yang penting ditulis, akakakakak..

    jujur, baca artikelnya dari awal sampe akhir masih gak paham sama si "niche" #ngekk --"

    BalasHapus
    Balasan
    1. qeqeqe... bisa aja mbak chikita ini :D
      makasih ya udah mampir :D

      Hapus
    2. om mew gada niatan jelasin lebih detail soal niche ke aku kah?
      yang pakek bahasa manusia gitu . :3

      Hapus
  10. Cara paling gampang pilih niche sebetulnya ngikutin apa yang kita paling suka dan paling tau karena dulu pengalaman bikin niche kesehatan sy mentok :) akhirnya ya gado2 aja pakai blog baru cuma masih seputar internet komputer dll yang masih sedikit berhubungan

    tapi kalau mau bikin blog cuma untuk sekedar nulis kayanya ga perlu niche2an :)

    BalasHapus
  11. saya juga gado-gado banget, paling2 nichenya sehari doang, ngeblog satu tema..hihi ^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan setelah membaca tulisan ini?